Powered By Blogger

Rabu, 06 Februari 2013

Puisi Cinta. Memang banyak sekali cara untuk menguturakan rasa cinta kita kepada seseorang, contoh saja bisa dengan syair lagu atau masih banyak yang lainnya. Tetapi saya disini akan menyajikan Puisi Cinta kepada anda semua yang sedang mencari Kumpulan Puisi Cinta Terbaru. Mungkin sebelum anda melihat kumpulan puisi dibawah ini ada baiknya untuk melihat postingan sebelumnya yang mengenai Kata Kata Bijak mungkin saja anda juga membutuhkan Kata kata tersebut.


                                           


Kalau sudah melihat Kata Bijak tadi langsung saja anda lihat puisi cinta berikut ini daripada anda terus penasaran bagaimana puisi yang akan disajikan. langsung saja anda lihat puisnya dibawah ini.

Moodness Of the Night....
Denting denting yang berbunyi
dari dinding kamarku
sadarkan diriku dari lamunan panjang
tak terasa malam kini semakin larut
ku masih terjaga
sayang kau di mana aku ingin bersama
aku butuh semua untuk tepiskan rindu
mungkinkah kau di sana merasa yang sama
seperti diriku di malam ini
rintik gerimis mengundang
kekasih di malam

Aku Adalah Puisi
biduk di langit masih kering tertawa
melihat aku yang tetap bercumbu dengan khayal
menari kata dalam balutan puisi
membingkaikan rasa dalam bait
puisi adalah aku
aku bercinta dengan kata
dan merangkai menjadi satu kenangan indah
dekapan kalimat panjang membuai mesra diriku
kutemukan ada detak lemah setia


Inginku Milikku Dirimu..
Terlalu lama ku pendam
Semua rasa ini padamu
Kini ku sudah tak tahan
Ku ingin kau tau semua..
Aku lebih dulu mencintaimu
Aku lebih dulu mengenalmu
Bukannya dia..
Cinta itu harus diungkapkan
Cinta itu harus memiliki
Tak kan kulepaskan dirimu
Memang tinggi egoku
Namun.. ingin ku miliki dirimu..
Demi cinta yang t`lah lama ku pendam
Demi mengganti semua pengorbanan
Yang t'lah ku lakukan untukmu
Kau harus jadi milikku..


Madah Cinta Satu Harapan
Wahai….sayang ku!
Adakah engkau mendengar suara ku ini?
Adakah engkau mendengar keluhan hati ku ini?
Adakah englau mendengar jeritan jiwaku ini...?
Sedangkan engkau jauh dari ku…
Jauh dirantauan orang…!
Wahai….manis ku!
Apa yang harus ku katakkan pada mu?
Ketika engkau tiada disisi ku
Seribu kerinduan telah membakar diri ku
Seribu penyesalan telah melanda diri ku
Seribu kenangan menyerang diri ku..!
Tanpa mu Siapalah aku..!
Wahai…sayang ku!
Tahukah engkau…
Betapa diriku ini
Sentiasa gelisah menanti kepulangan mu
Betapa diriku ini
Sentiasa terbayang senyuman manis mu
Betapa hatiku ini
Merasa kekosongan tanpa kehadiran mu
Betapa diriku ini
Merayu mengharap kepulangan mu!
Wahai ….sayang ku!
Maafkan daku…
Wahai…sayang ku!
Kembalilah kepada ku..!

Dialog
Jangan katakan bahwa cintaku
Sebentuk cincin atau gelang
Cintaku ialah pengepungan benteng lawan
Ialah orang-orang nekat dan pemberani
Sambil menyelidik mencari-cari, mereka menuju mati.

Jangan katakan bahwa cintaku
Ialah bulan,
Cintaku bunga api bersemburan.
('Ali Ahmad Sa'id-Anonis)

Nyanyian Sukma
Di dasar relung jiwaku Bergema nyanyian tanpa kata;
sebuah laguyang bernafas di dalam benih hatiku,
Yang tiada dicairkan oleh tinta di atas lembar kulit ;
ia meneguk rasa kasihku dalam jubah yg nipis kainnya,
dan mengalirkan sayang, Namun bukan menyentuh bibirku.
Betapa dapat aku mendesahkannya?
Aku bimbang dia mungkin berbaur dengan kerajaan fana
Kepada siapa aku akan menyanyikannya?
Dia tersimpan dalam relung sukmaku
Kerna aku risau, dia akan terhempas
Di telinga pendengaran yang keras.
Pabila kutatap penglihatan batinku
Nampak di dalamnya bayangan dari bayangannya,
Dan pabila kusentuh hujung jemariku
Terasa getaran kehadirannya.
Perilaku tanganku saksi bisu kehadirannya,
Bagai danau tenang yang memantulkan cahaya bintang-bintang bergemerlapan.
Air mataku menandai sendu
Bagai titik-titik embun syahdu
Yang membongkarkan rahsia mawar layu.
Lagu itu digubah oleh renungan,
Dan dikumandangkan oleh kesunyian,
Dan disingkiri oleh kebisingan,Dan dilipat oleh kebenaran,
Dan diulang-ulang oleh mimpi dan bayangan,
Dan difahami oleh cinta,
Dan disembunyikan oleh kesedaran siang
Dan dinyanyikan oleh sukma malam.
Lagu itu lagu kasih-sayang,
Gerangan ‘Cain’ atau ‘Esau’ manakahYang mampu membawakannya berkumandang?
Nyanyian itu lebih semerbak wangi daripada melati:
Suara manakah yang dapat menangkapnya?
Kidung itu tersembunyi bagai rahsia perawan suci,
Getar nada mana yang mampu menggoyahnya?
Siapa berani menyatukan debur ombak samudra dengan kicau bening burung malam?
Siapa yang berani membandingkan deru alam, Dengan desah bayi yang nyenyak di buaian?
Siapa berani memecah sunyi
Dan lantang menuturkan bisikan sanubari
Yang hanya terungkap oleh hati?
Insan mana yang berani melagukan kidung suci Tuhan?
(Dari Kahlil Gibran – "Dam'ah Wa Ibtisamah" - Setetes Air Mata Seulas Senyuman)

Cinta yang Tak Pasti
mungkin aku terlalu bodoh untuk mengerti
mungkin aku tak sengaja jg menyakiti
andai aku tau isi hatimu
andai kesempatan itu datang lagi padaku

sekarang mustahil bagiku
bahkan menyentuh bayangmu, aku tak mampu
sekarang aku terpuruk dalam jurang sesalku
dan cinta ni jadi sesak dalam dadaku
aku tau cinta ini sudah tak laku

tapi biarkan cinta ini aku miliki
biarkan cinta ni menjadi bebanku
aku tak peduli
meski menghambat jalanku
aku tau mencintaimu adalah tak pasti
(Agus Eko Ariwibowo)

Cinta Itu Ikhlas
cinta bagaikan air laut yang mengisi sebagian isi bumi…
memberi banyak kehidupan..
membuat orang ingin tahu..
dan tiap orang pasti mengalami cinta..

cinta itu keikhlasan..
cinta itu kemauan..
cinta itu saling mengerti..
cinta itu indah jika kita bisa menempatkannya pada tempat terbaik dalam hati..jadikan cinta itu indah dihatimu..
karena cinta bisa seindah yang kau mau
.

Puisi Gerimis Malam

Puisi Gerimis Malam Oleh Tiara Anggriani Saat kegelapan malam tiba, Kesendirian dalam sudur kamar Ada renung dalam lintasan otakku, Terpikir dirimu ada dirimu hanya bayang. Yang tersisa........... Ada kesepian kau tak disini Disisiku....... Ingin ada disisimu namun tak mampu kutahan bayangmu Gerimis di luar, jadikan malam ku semakin dingin ku tepis rasa gundah, ku buang rasa ragu mungkin...

Cinta Yang Tak Kunjung Ku Miliki

Cinta Yang Tak Kunjung Ku Miliki Puisi Melisa Miranda Ginting Cinta yang kurasakan kini Cinta yang terasa begitu indah Indah dalam angan dan khayal ku Hari demi hari Rasa cinta ini terus memupuk dalam hati ku Walau begitu banyak rintangan Tapi Ku terus bersemangat Bersemangat untuk meraih angan dan khayal ku Malam demi malam terus menghampiri ku Ku selalu tertidur dalam dekapan...

Puisi Buat Bunda

PUISI buat BUNDA Oleh Triyulita Simanjuntak Aku tak tau apa yang harus kulakukan tanpa di Dia yang selalu mengerti aku Dia yang tak pernah letih menasehatiku Dia yang selalu menemaniku Dialah Bunda... Orang yang selalu menjagaku Tanpa dia aku merasa hampa hidup di dunia ini Tanpanya aku bukanlah apa-apa Aku hanya seorang manusia lemah Yang membutuhkan kekuatan Kekuatan cinta kasih Bunda... Kekuatan...

Malam

Malam Puisi Ryan Sandi Kristianto hari demi hari kulalui dengan senyuman nafasku ada karna adanya dirimu disisiku malam ini benar-benar indah sayang kulihat bintang-bintang angin malam pun seakan mengerti ia hembuskan angin terbaiknya untuk kita dan dengan lilin ini kuawali malam ini denganmu dentingan sendok dan garpu seakan menjadi alunan nada yang merdu semangkok mie dan segelas teh...

Pergi Tak Kembali

Pergi Tak Kembali Puisi Kurnai JF Dimana kamu . . . Kamu dimana . . . Aku butuh kamu saat ini Aku gelisah tanpa mu Aku bagaikan serpih-serpihan dedaun Yang belayang-layang yang entah Kemana arahnya . . . Aku binggung dan sangat binggung Harus kemana ku langkahkan ke dua kaki ku ini Tak ada tujuhan maupun ke inginan Yang harus ku tempuh . . . Tetapi ku terus berjalan lurus kedapan Dengan...

Aku Ingin Kamu

Aku Ingin Kamu Puisi Retno Wulandari Aku tidak mengerti Bagaimana Tuhan mencintaimu Aku tidak mengerti Kenapa Tuhan menjemputmu Aku berusaha mengerti Mencoba memahami Belajar menjalani Cintaku, kasihku, sayangku Abadi untukmu Tak seorangpun yang mampu menggantikanmu Disetiap kedipan mataku Aku ingin kamu disampingku Aku ingin meraih tubuhmu Aku ingin Hanya kamu yang aku inginkan Jika...

Ku Nantikan Kau di Syurgamu

Ku Nantikan Kau di Syurgamu Puisi Latiful Isyaroh Jika semua hanyalah bingkisan luka yang tiada ahirnya Kupekirakan agar langkah demi langkah ku menjauh pergi Dengan kebimbambangan hati dan segenap penyesalan ... Aku memang tak bisa memilikimu lagi di dunia Namun masih ada tempat lain (akhirat) untuk bisa memilikimu ... Namun, harus ku raih syurga dahulu Karena aku yakin disanalah kau menantiku ... Ya...
Like This Yoo :
Share This :
    Dig 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar